Akan mendatangi Gubukmu

1065 Kata

Hera tertatih menuju gubuk setelah memastikan dua pelayan yang gemar melihatnya tersiksa pergi. Sangat jelas dia mendengar bagaimana keduanya berencana menjebaknya. Jika itu terjadi dia tidak akan menghindar. Mati adalah impiannya, semakin sering menerima siksaan semakin cepat kematian datang menghampiri. Sekarang yang harus dilakukannya adalah menunggu dan menerima. Malam harinya setelah makan dan minum obat Hera duduk didepan jendela, menatap bulan yang tertutup awan pekat berkabut. Dalam diamnya Hera memikirkan banyak hal, tapi tidak satupun yang benar-benar di pikirkannya. "Bi, aku merindukanmu. Andai hari itu kau tidak menolongku, hari ini pasti kau sedang berbahagia. Kenapa kau mempertaruhkan nyawa untuk orang sepertiku?" Tanpa sadar Hera menangis. "Aku tidak berguna dalam hal a

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN