enam puluh dua

1033 Kata

Setelah perjalanan panjang, mereka pun akhirnya sampai di villa keluarga. Udara yang sejuk dengan berbagai pepohonan yang ada di sekitar membuat semua orang terlihat sangat bersemangat. "Rasanya sudah lama sekali kita tidak liburan!" Seru Tasya seraya menatap ke arah sekitar. Starla sendiri juga sangat menikmati suasana sekitar. Hanya saja, Starla merasa ini terlalu dingin untuk dirinya. Gibran yang baru saja turun dari mobil langsung saja melepas menghampiri istrinya yang hanya diam dan melihat ke arah sekitar. "Kamu nggak sakit kan?" Tanya Gibran seraya meletakkan tangannya ke dahi istrinya untuk mengecek suhu tubuhnya. "Kenapa kamu berpikir seperti itu?" Tanya Starla dengan tertawa pelan. "Kulitmu terlihat lebih pucat, jadinya aku pikir kamu sakit." Jawab Gibran sedikit malu. "Ak

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN