PART 67 – ANCAMAN DIANA Kupikir Cintaku mampu menjaga hatimu. Kenyataannya justru hanya memberi Luka di hatiku. Seharusnya Cinta itu bisa saling melindungi. Bukan berakhir dengan hanya memberi Janji. Seumur hidup Diana tak pernah merasakan rasa sakit dalam diri dan hatinya. Tapi hari ini ia justru merasakan keduanya. Sakit cintanya harus kandas, dan sakit karena tingkah konyolnya yang mengiris urat nadi. Entah dimana pikirannya ketika ia melakukan hal tersebut. “Sakit,” isaknya. Bahkan ia harus memejamkan matanya menahan sakit dan nyeri, juga seramnya melihat darah yang keluar dari lengannya. Yuli, Novi dan Meta segera menghampiri. Mereka tak menyangka akan aksi Diana. “Ya Tuhan, Diana. Kenapa lo nekad?” Yuli segera membungkus lengan Diana. Sementara Zus Meta menendang cutter