"Kalo ketemuan nggak sengaja itu malah lebih nggak deg - degan ya," ucap Jeje ketika mereka berdua sudah kembali menuju lift setelah mengantarkan orangtua Wika ke lobby. "Bagus deh kalo kamu nyantai. aku tadi sudah khawatir aja kamu pingsan." "Pingsaaann ... emangnya aku mau ketemu siapa?" Jeje tidak terima diejek Wika dan Wika hanya terkekeh. 'Ting' Pintu lift terbuka dan mereka masuk ke dalamnya. Jeje memencet angka empat dan lima sedangkan WIka hanya diam saja. "Kamu nggak ada acara kan weekend nanti?" "Nggak ada." "Berarti kita ke rumah mama ya." Jeje mengangguk. "Aku duluan ya," ucap Jeje ketika lift sudah dekat ke lantai empat. "Iya, nanti pulang aku samperin, makasih sayang," jawab Wika lalu mengecup cepat pipi pacarnya itu. Setelah keluar dari lift Jeje langsung menuju

