Wika Pov Aku sedang diujung diskusi dengan Isha soal Poli, tiba - tiba pintu ruanganku diketuk dari luar. Isha langsung berdiri karena memang yang kami bahas sudah selesai dan dia akan membukakan pintu untuk yang berusan mengetuk. Ternyata yang datang Jeje. "Ok dok, nanti saya yang urus langsung ke Poli," begitu ucap Isha dan pamit keluar ruangan setelah sempat menyapa Jeje juga . "Tutup pintunya sayang," pintaku ketika Jeje sudah berada di dalam. "Dari mana? Tumben kamu ke sini jam sepuluh," tanyaku sambil melihat jam tanganku. "Habis ketemu dokter Nino bareng pak Aryo." "Ngapain?" "Itu ngomongin soal hari bidan, hari ini kan ada meeting lagi sama Catur Anggada, jadi diskusi dulu sama dokter Nino." "Oowh." "Makan siang ini aku nggak bisa bareng abang ya." "Emang kamu mau ngapa

