Pulang Mendadak

1219 Kata

Usaha itu tidak selalu menghasilkan sesuatu yang diinginkan, bisa saja karena usaha itu kurang keras tapi bisa juga karena memang nasib belum beruntung. Seperti yang aku alami. Sudah berbagai macam jurus rayuan untuk membawa Jeje ikut serta ke Bandung tapi tetap saja ditolak Jeje. Kalo saja Jeje mau mengikuti jalur khusus yang aku siapkan, tentu saja perjalananku yang sepi tanpa navigator tadi bisa dihindari. Tapi tidak ada yang bisa disesali, pada akhirnya aku tetap jalan sendiri. Aku tiba di Bandung ketika waktu sudah menunjukkan pukul delapan kurang sepuluh, itu berarti hanya dua jam saja waktu tempuhku tadi. Jalanan yang tidak terlalu ramai ditambah speedometer digital selalu menunjukkan diatas nilai sempurna alias diatas seratus kilometer per jam membuat aku tiba di Bandung sebelum

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN