Bhadra menyisir rambut Bunga Lilyana untuk dia rapikan ke samping. Hatinya lega bisa memberi pelajaran pada Aira Kusuma, membalaskan dendam istrinya, sebentar lagi giliran Mirna, wanita itu adalah ujung tombak masalahnya, dialah yang meracuni warga agar mau melecehkan Bunga Lilyana, dengan membuka pakaiannya di depan semua warga, sementara orang di belakangnya?! Pastilah yang membayarnya dan pusat dari akar permasalahan yang ada. "Jangan kira aku akan diam saja melihat kalian semua bersenang-senang, Wahai orang jahat!! Aku pastikan kalian semua akan menderita sama seperti Bunga Lilyana," batin Bhadra, matanya kosong menatap ke depan, seolah singa yang siap menerkam. Jika di sana Aira dianiaya warga, Bunga Lilyana di sini dimanjakan suami tampannya Bhadra Bawika. Wajah Bunga Lilyana yang

