“Jadi, Senin ini kamu kembali ke kantor kan?” bujuk Adskhan seraya menatap Caliana lekat. Caliana menggelengkan kepalanya sebagai jawaban. “Kenapa?” tanyanya bingung. “Aku gak mau diabaikan lagi.” Ucap Caliana dengan nada merajuk. Seketika Adskhan menegang. “Sayang, kamu tahu kalau itu gak benar. Kan tadi aku udah bilang kalau aku gak sengaja mengabaikan kamu. Itu karena aku gak tahu kalau kamu kerja.” Ucapnya lagi. Caliana terkekeh. Kedua tangannya merangkum wajah Adskhan yang masih menunjukkan ekspresi merajuk. Dengan sengaja gadis itu menekan kedua pipi Adskhan hingga mau tak mau bibir Adskhan mengerucut ke depan dan membuat Caliana semakin terkekeh karenanya. “Lagipula, kalau kamu ngundurin diri gitu aja, kamu harus bayar pinalti. Emang kamu gak sayang? Adskhan masih berusaha membu

