Suasana menjadi canggung setelah kejadian barusan. Almahira langsung menjauh saat menyadari posisinya. “Ekhm.” dehem Almahira “Pak Ashraf jangan dekat-dekat saya duduknya! Agak jauhan sana.” Ashraf terkekeh mendengar perkataan istrinya. Bahkan sejak tadi ia duduk di ujung sofa, yang artinya tidak bisa bergeser lagi. Justru Almahira yang menghampirinya, bahkan memeluknya dengan erat. “Apa saya nggak salah dengar barusan? Kamu yakin meminta saya menjauh, hm?” “Iya. Pak Ashraf duduknya terlalu dekat dengan Almahira.” “Bukannya kamu yang duduknya terlalu dekat dengan saya?! Bahkan saya duduknya sudah di ujung loh.” Glek Almahira menelan ludahnya kasar. Kenapa ia tidak menyadari hal itu? Malu sekali rasanya setelah mendengar perkataan Ashraf. Padahal ia yang mendatangai Ashraf dan

