Tidak ada yang lebih baik daripada hamil bersama sahabat. Itulah yang dialami oleh Akila saat ini, merasa bahagia bisa memilih berbagai macam pakaian anak bersama dengan Sinta. Sesekali mereka berdebat, tapi pada akhirnya kembali tertawa. Melihat bagaimana harga pakaian-pakaian itu, membuat Sinta merengut kesal. “Itu harganya mahal banget loh, bisa beli bakso 3 bulan,” ucapnya sambil menggeser layar ponsel Akila. “Gila ih, sekarang lu belanjanya di situ siang mahal-mahal. Ke Pasar Senen aja yuk.” “Gue nggak bakalan diizinin, udah beli ini aja.” Sinta menggelengkan kepalanya. “Ogah ah, gue mau mungut aja bekas Galaxy. Lagian punya dia masih bagus-bagus, mending dikasihin aja sama gue.” “Kan katanya lu mau anak cewek, anak gue kan laki gimana sih.” “ya nggak apa-apa.” Sinta malah mereb

