“Besok gue gak bisa, mau ke Bandung,” ucap Akila yang kini tengah menelpon Sinta. Dia membaringkan tubuhnya di atas ranjang. “Iya, mau nganter laki gue. Ada kerjaan di sana.” Tidak lama kemudian, Akila merasakan ranjang bergerak. Dimana suaminya ikut bergabung tidur bersamanya, Kris berbaring miring dan memeluk Akila yang membelakanginya. “Nanti aja lagi sih, pulang gue dari Bandung. Nanti gue kabarin lagi.” Menutup panggilan, menyimpan ponsel di nakas kemudian membalikan badan untuk membalas pelukan sang suami. “Kangen kamu.” CUP. Pria itu mengecup puncak kepala istriya. “Kangen? Lusa juga baru beres maen.” “Sekarang mau lagi?” “Nggak ah, nanti aja lagi. Gak mau liat kamu kecapean.” “Tapi mumpung kakak lagi nempel sama pengasuh loh. Yakin gak mau?” Kris tetap menggeleng. “Nggak la

