Akila menatap rumah yang ada di depannya, 90% menuju selesai. bahkan taman di halaman depannya sudah selesai, begitupun dengan lapangan olahraga yang ada di belakang, yang langsung dihalangi oleh bentang mengelilingi rumah ini. Bergaya eropa klasik dengan berbahan kayu, rumah dua tingkat itu akan menjadi tempat sahabatnya tinggal. Jika dibandingkan dengan milik Akila, tentu saja berbeda jauh, milik Akila seperti istana, semuanya serba putih, sementara milik Sinta sangat sederhana. Untuk pintunya saja, milik Akila memiliki ukuran 3 meter, itu sebabnya dari lantai dua, Akila bisa melihat rumah Sinta. Benteng yang sebelumnya menghalangi mereka kini diubah menjadi pagar, sengaja supaya bisa mengintip. Hanya tinggal memasukan barang barang saja dan melakukan finishing untun bagian interior.

