EXTRA PART 17

1713 Kata

“Kak, jangan digigit sakit,” ucap Akila menahan bayinya agar tidak menggigit putiingnya. Dimana bayi mungil itu malah tertawa saat Akila mencubit hidungnya. “Dasar, mentang mentang idungnya mancung,” gumam Akila menahan rasa kesal dan gemas disaat bersamaan. “Tidur, Dek?” tanya Kris yang duduk di belakang Akila kemudian mencium tengkuk sang istri. “Belum, kapan kita nyampe, Mas? tadi aku ngerasain ada goncangan, turbulensi?” “Iya, nanti tidurnya di depan aja ya. Jangan di kamar, soalnya biar deket sama bar,” ucap Kris yang dibalas anggukan oleh Akila. “Pindah sekarang?” “Nanti aja kalau itu telur udah bobo. Adek sama Mas berdua, ini jangan dibawa.” Akila tertawa, gemas dan menoleh untuk mengecup pipi suaminya. “Mas gemes banget sih,” ucap Akila ingin menggigit suaminya. Demi Tuhan,

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN