EXTRA PART 37

1729 Kata

Karena tidak tau bayi siapa yang berdarah, jadi keduanya memutuskan memeriksa terlebih dahulu. Dan saat tau kalau itu dari milik Sinta, jelas perempuan itu kaget. Dia panik, tapi mencoba untuk tenang dan meyakinkan dirinya kalau semua akan baik baik saja. “Winwin, Mama mau ke rumah sakit dulu ya.” “Tenapa?” bocah yang sebelumnya sedang berguling-guling bersama dengan Galaxy itu bertanya. “Perut Mama sakit.” “Adek bayi?” tanya Winwin melangkah mendekat, membuat Galaxy menangis di belakang sana. “Eh, itu adeknya jangan ditinggal dong, Winwin Sayang.” “Mama tenapa?” bocah itu tidak mempedulikan dan malah memeluk kaki ibunya. Sinta berjongkok untuk menyamakan tinggi badannya dengan sang anak. “Mama gak papa eh, Cuma perutnya agak sakit. Tunggu di sini ya, sama Aunty Akila sama Galaxy. O

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN