Sosok berperawakan mungil itu memeluk bayinya sambil menangis dalam diam. Menyesal karena terlalu mempercayakan semuanya pada seorang pengasuh. FLASHBACK “Kakak muntah terus, Mas. baunya aneh lagi, kayak obat,” ucap Akila saat mengusap pipi anaknya yang terkena muntahan. “Ssstttt… jangan nangis ya, Sayang. dokternya dimana, Mas?” “Ini lagi dijalan kok. Coba sini Mas yang gendong,” ucap Kris mendekat dan mengambil alih putranya, dia menimang dengan tenang. Hingga perlahan tangisan anaknya mereda dan tergantikan dengan suara gumaman seorang bayi yang tidak tenang. “Jangan panik, Dek. Kakak gak papa kok. Jangan banyak pikiran, inget kamu juga lagi ngandung.” “Kakak kalau sakit gak separah ini. itu kenapa nyampe merah merah gitu lehernya?” “Cuaca kali, kemaren di Bandung dingin, ke sini

