Zen dan Zein yang belum sadarkan diri akhirnya dipindahkan ke rumah sakit setelah kapal menepi di pelabuhan. Keisha menunggui keduanya selama tiga hari, tapi dia paling sering berada di kamar rawat Zein. Dia merasa bersalah, sedih, dan sedikit takut. Pada hari ketiga, dia tidak beranjak dari kamar rawat Zein. Selain Keisha, ada anggota keluarga Zein yang datang menjenguk secara bergantian. Keluarga tersebut akhirnya mengenal Keisha sebagai calon menantu mereka, kemudian menjadi lebih dekat selama beberapa waktu ini. Zidan sering datang mengantar pakaian, makanan, dan mengingatkan Keisha untuk istirahat. Kalau tidak diingatkan, gadis itu akan terus duduk sambil memegangi tangan Zein. Malam ini pun dia masih harus mengingatkannya. “Kamu bisa ikut sakit kalau nggak makan dan tidur teratur