"Flight attension. Landing station." Pesawat yang mereka tumpangi mendarat mulus di Bandara Ngurai Rai, Bali. Rizal dan Syifa langsung mengantre untuk mengambil barang bawaan mereka di bagasi. Mereka tak membawa banyak barang kali ini, karena Rizal tak mendapatkan izin cuti lama. Ramainya pasein membuat Fauzan kewalahan jika harus menanganinya sendirian. "Alhamdulillah, akhirnya kita sampai juga." Rizal memeluk istrinya dengan mesra. Sepanjang perjalanan dia kerap menggoda Syifa dengan mencubit pipi dan hidung saat wanita itu terlelap. Setelah Aksa genap berusia enam bulan dan ASI eksklusifnya selesai, Rizal tiba-tiba saja ingin berduaan dengan istrinya. Rizal langsung mengajukan cuti dan membeli tiket, lalu meminta Syifa bersiap-siap karena mereka akan pergi berbulan madu. "
Unduh dengan memindai kode QR untuk membaca banyak cerita gratis dan buku yang diperbarui setiap hari


