Hanya Menolong

1270 Kata

"Tiara udah sadar." Rizal langsung mematikan sambungan telepon dan bergegas menuju ke rumah sakit. Sebelum berangkat, dia sudah menitipkan Syifa kepada Iroh dan berpesan agar segera menghubungi jika terjadi sesuatu. Syifa sudah meminta untuk pulang ke rumah orang tuanya, tetapi Rizal masih menahan. Rencananya nanti sekalin mendekati hari lahiran. Mobil Rizal melaju membelah jalanan ibu kota yang siang ini padat. Sehingga pengendara harus ekstra sabar jika terkena macet. Lalu lalang kendaraan yang saling berebutan dan tak sabar ingin mendahului satu dengan yang lain, menjadi pemandangan lumrah di setiap harinya. Sepanjang perjalanan, ada sedikit rasa lega di hati Rizal saat menerima telepon tadi. Paling tidak, dengan sadarnya Tiara mengurangi rasa khawatir mereka. Sekilas dia teringat

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN