Rizal menatap lekat pada sesosok gadis di hadapannya. Wajahnya ayu dan nyaman dipandang, membuat denyar halus tiba-tiba saja muncul menyusup ke hatinya secara perlahan. "Kenapa kamu ngeliatin kayak gitu?" tanya Syifa tersipu malu. Senyum manis yang terukir di bibirnya, membuat Rizal cukup berdebar-debar. Syifa memang terlihat berbeda karena hari ini dia memakai gaun baru dan memoles wajahnya dengan make-up. Lispstiknya merah menyala. Alisnya melingkar indah dengan eye liner. Maskara membuat bulu matanya tampak lentik. Sapuan blush-on yang sempurna di pipi, membuat Rizal menjadi gemas. Tunggu dulu. Kenapa Syifa jadi mirip seperti Tania? Ah, lelaki itu menepis semua pikirannya. "Tumben, hari ini pake dress. Biasanya pake snelli," goda Rizal. Melihat Syifa semakin merona, dia berhenti

