“Akhirnya …!” seru Vio heboh ketika potongan terakhir maket Ry selesai ditempel. “Finally!” desis Tita dengan kedua tangan teracung tinggi. “Selesai juga …,” desah Mia lega. “Makasih ya, semua! Kalian emang terbaik.” Ry langsung berkeliling memeluk dan mencium ketiga sahabatnya bergantian. “Yey! Ry selangkah lagi menuju sarjana!” ujar Tita bersemangat. “Yuhu! Akhirnya, lepas juga status mahasiswa abadi,” imbuh Mia. “Selangkah lebih dekat jadi bini orang,” tutur Vio jail. “Ih!” Ry segera mengajukan protes atas ucapan Vio. “Kenapa jadi bini orang?” “Emang lo enggak mau kawin?” balas Vio cuek. “Mau, sih, suatu hari nanti. Enggak sekarang,” jawab Ry cepat. “Kenapa?” tanya Tita. “Mau ngejar karier dulu?” “Atau masih pengin seneng-seneng?” tebak Vio. “Takut enggak bebas lagi ya?” im
Unduh dengan memindai kode QR untuk membaca banyak cerita gratis dan buku yang diperbarui setiap hari


