Seluruh pekerjan di Bogor telah selesai. Sesuai planning, pagi ini William dan juga Sella kembali bertolak ke Jakarta. Selama diperjalanan mereka berdua kompak terdiam tanpa ada yang membuka suara. Pasca kejadian semalam, Sella sebisa mungkin tidak akan kepo lagi. Sungguh, Sella masih merasa bersalah. Walaupun pembicaraan semalam belu tuntas, tetapi hal itu tidak membuat Sella bertanya lebih lanjut. Sekitar dua jam berlalu, kini mereka hampir sampai di apartemen milik Sella. Sebetulnya ada yang ingin Sella katakan, namun mulutnya seperti terkunci rapat. "Jangan fikirkan yang semalam, anggap saja tidak terjadi apapun. Hari ini kau boleh libur, istirahat, besok baru kembali ke kantor. Walaupun libur, saya harap kamu tetap kirimkan laporan tentang kemarin," ujar William tanpa menoleh ke ara

