Theya dengan terpaksa berada di dalam satu mobil dengan Cylo. Bukan tanpa alasan. Ayah mertuanya menghubungi dan memintanya datang bersama Cylo malam itu. Theya berkali-kali menarik napas, lalu menghembuskan perlahan. Dia tidak tahu mengapa ayah Cylo tiba-tiba menyuruh mereka ke rumah. Bukan! Theya yakin ini bukan karena permintaan nenek Cylo. Cylo melirik ke samping setiap beberapa menit sekali. Theya belum pulang ke rumah. Istrinya itu masih mendiamkan dirinya. Theya memilih tinggal di rumah sahabatnya. Sepasang bibir pria itu tertutup. Cylo tidak berani membuka--setelah awal dia menyapa Theya saat menjemput wanita itu, dan Theya mengabaikannya. Ekspresi wajah Theya masih terlihat marah. Cylo tidak menyalahkan Theya. Dia tidak punya hak. Wajar jika Theya marah setelah mengetahui masa l