Prameswari diam, menghentikan kunyahan dalam mulutnya, tak menyangka jika akan mendengar ucapan demikian dari menantunya. Lalu, pandangan mata wanita itu teralihkan pada sosok Moza yang menunduk menekuri makanannya, seolah tidak terganggu sedikit pun dengan ucapan Zyzy barusan. Padahal sebenarnya yang sedang Moza rasakan adalah dongkol dan sakit hati. Ternyata keputusan untuk membantu Prameswari tak dihargai sedikit pun oleh Zyzy. Padahal wanita itu pula yang mengijinkan Sakha menikahinya. Lantas, kenapa seolah-olah dia hanya dijadikan pabrik anak saja. Moza mencoba menahan emosi yang bergemuruh di dalam dadaa, tidak ingin membuat Prameswari sedih apalagi merasa bersalah padanya. Oleh sebab itulah berpura-pura tidak peduli akan omongan Zyzy adalah cara yang Moza lakukan. Lain halnya deng

