BAB 120

1113 Kata

"Loh ... loh. Mas ngapain ikutan masuk ke sini?" tanya Moza tak mengerti ketika pagi ini mereka akan pergi bekerja. Moza sudah naik ke dalam mobilnya. Sementara Pak Hadi masih bersiap di luar mobil. Siapa sangka jika tiba-tiba Sakha membuka pintu samping tepat di sebelah Moza duduk. Lalu dengan santai dan tanpa berperasaan, pria itu ikut duduk dengan nyaman memasng seat belt di badan. "Ya mau ke kantor." Enteng Sakha menjawab. Seolah tanpa beban. Padahal sebenarnya dalam hati pria itu tengah harap-harap cemas menanti sang istri yang merajuk padanya. Ya, Sakha sudah bertekad untuk menguak rahasia pernikahannya dengan Moza di kantor nanti. Percuma juga dia menunda dan terus merahasiakan pernikahan yang dilakukan bersama Moza. Apalagi Sakha juga sangat yakin jika para karyawannya di kantor s

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN