BAB 51

1814 Kata

Moza mendengar semua yang Prameswari ucapkan sebab dia tadi yang sedang masuk ke dalam rumah, harus terpaksa berhenti di ruang tamu, tidak sengaja menguping pembicaraan mereka. Satu hal yang terngiang di telinga Moza ketika mertuanya itu mengatakan pada Zyzy bahwa madunya itu harus memberikan kesempatan pada Sakha untuk membuat anak dengannya. Entah kenapa Moza jadi merinding mendengarnya. Sampai ketika Moza tak lagi ingin mendengar banyak hal yang dilontarkan oleh mertuanya, apalagi jika menyangkut dirinya, dengan berat hati Moza pun menampakkan dirinya. "Selamat malam," ucap perempuan itu ketika memasuki ruang makan. Kompak ketiganya mengarahkan pandangan padanya. Hanya Prameswari yang menyambut kedatangannya dengan senyuman lebar. "Moza! Akhirnya kamu pulang juga." Moza gegas mende

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN