Pintu kayu tebal ruang direksi berayun terbuka secara perlahan, memecah kesunyian koridor eksekutif. Suasana di dalam ruangan masih sama pekatnya seperti beberapa menit sebelumnya. Beberapa direktur belum meninggalkan tempat duduk mereka di sekitar meja rapat panjang. Map-map tebal berisi Laporan Hasil Audit Internal masih berserakan teratur di atas permukaan kayu berpelitur. Layar proyektor di ujung ruangan juga belum dimatikan, memancarkan grafik dan angka yang memucat. Di ujung ruangan dekat jendela kaca besar yang menghadap langsung ke arah halaman utama rumah sakit, Baskara Dewantara berdiri tegap membelakangi ruangan. Tangannya terlipat rapat di depan d**a. Postur tubuhnya yang kokoh seolah memberi pertanda bahwa ia sudah mengetahui persis siapa sosok yang akan melangkah masuk.

