BAB 62

1380 Kata

Pagi itu, atmosfer di lobi utama Rumah Sakit Dewantara Medika tampak jauh lebih sibuk dan tertata dibanding hari-hari biasanya. Beberapa staf Humas berpakaian rapi berdiri bersiap di dekat pintu masuk utama, sementara beberapa karangan bunga segar baru saja selesai dipasang di sudut ruangan. Petugas keamanan menyambut setiap tamu dengan seragam lengkap yang necis. Bahkan, meja resepsionis yang biasanya tampak berornamen standar kini dihiasi oleh rangkaian bunga anggrek putih langka—sebuah dekorasi khusus yang biasanya hanya dikeluarkan saat rumah sakit kedatangan tamu agung atau pejabat penting. Zayna yang baru saja melangkah masuk untuk memulai shift paginya sempat menghentikan langkahnya sejenak. “Ada acara besar apa hari ini, Mbak?” tanyanya heran pada perawat senior di sampingnya.

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN