BAB 39

1869 Kata

​”Bunyi alarm ICU!” ​Suara pekikan panik seorang perawat mendadak memecah ketenangan koridor departemen yang semula sunyi. ​Althair, yang baru saja selesai menganalisis lembaran hasil MRI di meja konter, langsung menegakkan tubuh dan menoleh cepat. “Apa kasusnya?” ​”Laki-laki, lima puluh delapan tahun, Dok. Pascaoperasi aneurisma. Tekanan intrakranialnya naik drastis, sementara saturasinya terus menurun!” ​Althair sudah melesat berlari membelah koridor bahkan sebelum perawat itu menyelesaikan seluruh kalimat laporannya. ​”Hubungi tim anestesi sekarang!” perintah Althair tegas sambil terus memacu langkah. “Siapkan ventilator cadangan di dalam!” ​”Baik, Dok!” ​Langkah kaki yang bergerak cepat dan bersahutan seketika memenuhi lorong menuju ruang Neuro ICU, mengubah atmosfer malam menja

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN