”Bunyi alarm ICU!” Suara pekikan panik seorang perawat mendadak memecah ketenangan koridor departemen yang semula sunyi. Althair, yang baru saja selesai menganalisis lembaran hasil MRI di meja konter, langsung menegakkan tubuh dan menoleh cepat. “Apa kasusnya?” ”Laki-laki, lima puluh delapan tahun, Dok. Pascaoperasi aneurisma. Tekanan intrakranialnya naik drastis, sementara saturasinya terus menurun!” Althair sudah melesat berlari membelah koridor bahkan sebelum perawat itu menyelesaikan seluruh kalimat laporannya. ”Hubungi tim anestesi sekarang!” perintah Althair tegas sambil terus memacu langkah. “Siapkan ventilator cadangan di dalam!” ”Baik, Dok!” Langkah kaki yang bergerak cepat dan bersahutan seketika memenuhi lorong menuju ruang Neuro ICU, mengubah atmosfer malam menja

