TTIIL.059 CINTA SAJA TIDAK CUKUP “Sayang, bagaimana dengan yang ini?” Baldwin memperlihatkan sebuah dasi padaku saat kami tengah berada di sebuah toko pakaian pria. Aku mengerutkan dahi padanya, “Baldwin, apa kamu ingin menertawakan ayahku? Ayah bukan seorang CEO lagi. Ayahku hanya seorang pidana.” “Maaf… Aku tidak bermaksud begitu.” Baldwin berbicara dengan wajah bersalah. “Lalu apa yang akan kita belikan untuk ayahmu sebagai hadian pertemuan pertamaku dengan beliau?” Aku terdiam sejenak hingga dan kembali berkata, “Kalau begitu kita beli makanan dan vitamin saja. Sepertinya semua ini belum di butuhkan oleh ayahku.” “Kenapa?” “Di tahanan ayah hanya memakai seragam tahanan. Kita tidak mungkin menghadiahi ayah dengan barang-barang seperti ini. Tidak akan terpakai.