Mood Xander tidak pernah baik setelah Sena menghinanya dengan mengatainya buaya. Xander pun terus menggeram kesal dalam hatinya, apalagi ia harus melalui pembicaraan yang juga menguras emosi bersama Greg. "Jangan mengatur bagaimana aku harus bekerja, Greg! Aku tahu apa yang harus kulakukan. Kalau kau bisa mengikuti caraku bekerja, kita lanjut, kalau tidak, kita putuskan saja kerja samanya. Simple kan?" "Sial, sulit sekali bicara denganmu, Xander!" "Kau sudah tahu bagaimana aku kan? Aku tidak suka ditawar. Kalau kau bisa ikut, kita jalan. Kalau tidak, mundur saja. Jadi aku tidak mau melanjutkan pembicaraan ini. Silakan pergi karena aku masih sibuk. Dan satu lagi!" imbuh Xander tiba-tiba. "Awas saja kalau kau berani menggoda cleaning serviceku lagi!" Greg yang mendengarnya pun tertawa k

