Sena menelan salivanya sambil terus menatap gagang pintunya yang ditekan oleh Miranda. Sena belum sempat mengunci pintunya karena Xander langsung masuk tadi dan kalau Miranda masuk maka Miranda pasti akan salah paham padanya. Sena pun mencoba memberontak lagi untuk melepaskan diri dari Xander, namun sayangnya pria itu masih terus memeluknya. "Biarkan begini saja, Sena. Temani aku ...." "Tapi Miranda di luar, Xander." "Biarkan saja," sahut Xander acuh yang membuat perasaan Sena makin tidak karuan. Sementara itu, Miranda sudah menekan gagang pintu itu dan berniat membuka pintu kamar Sena untuk mengintip ke dalam saat tiba-tiba suara Bik Arta terdengar dari belakang Miranda. "Miranda? Apa yang kau lakukan di depan kamar Sena?" Sontak Miranda pun melepaskan tangannya dari gagang pintu k

