"Aku melihat wanita itu di kamar dan dia sedang menyuapi Andrew makan." Paula masuk begitu saja ke ruang kerja Xander di rumahnya setelah Paula melihat kondisi Andrew. Paula memang belum sempat memeriksa Andrew lagi karena Andrew sedang makan tadi, tapi Paula begitu puas melihat Andrew yang sudah mau makan. "Apa kau juga melihat bagaimana Andrew makan dengan lahap? Kau tahu aku senang sekali karena akhirnya kau mau berpikiran terbuka, Xander." "Dan lihatlah hasilnya! Menyembuhkan Andrew bahkan lebih mudah daripada yang kita pikirkan kan? Dia tidak butuh obat, Xander. Dia hanya butuh wanitanya," imbuh Paula sumringah. Xander pun langsung mengembuskan napas kesal mendengarnya. "Bisakah kau berhenti bicara, Paula? Yang pertama, Sena itu bukan wanitanya. Dan yang kedua, aku punya banyak

