Xander dan Sena masih saling bertatapan dengan debar jantung yang sama-sama menderu. Cukup lama mereka bertatapan di sana, sebelum akhirnya Sena yang sadar duluan dan langsung salah tingkah. "Kau, singkirkan tanganmu dariku! Dan kau bertanya apa aku begitu ingin lepas darimu kan?" "Jawabannya ya, aku begitu ingin lepas darimu, Xander! Karena itu, aku tidak akan berpikir lagi dan aku tidak perlu menunggu sampai besok lagi untuk memutuskannya." "Aku menerimanya! Aku akan menjadi perawat Andrew dan merawatnya sampai Andrew sembuh dan setelah itu ...." Sena terdiam sejenak untuk menelan salivanya dan kembali menatap Xander dengan tatapan goyah. "Setelah itu, bebaskan aku seperti janjimu tadi!" tegas Sena dengan suara yang bergetar sebelum Sena pun segera pergi dari sana meninggalkan Xande

