Cinta Pengganti~35

1230 Kata

Pada akhirnya, usai sudah segala agenda Rapat Umum Pemegang Saham yang dilakukan perusahaan. Yang tersisa hanya lelah dan Kiya ingin segera pulang untuk beristirahat dari segala penat yang menjerat sepanjang hari itu. “Ayo makan dulu, habis itu aku antar pulang.” Tahu-tahu, Gilang sudah berdiri di hadapan Kiya, sembari menyunggingkan senyum kecilnya. Pria itu, semakin hari semakin terawat dan penampilannya sudah kembali seperti Gilang yang dulu. Selalu rapi, wangi, tetapi tetap dengan setelan santainya. Lupakan sejenak dengan kaki Gilang yang sudah tidak bisa berjalan dengan sempurna itu. Mau dilihat dari sudut mana pun, Gilang memang sangat tampan. Namun, wajah nakal itu memang sudah terlihat dan tidak bisa lepas dari pria itu. Sangat berbeda bila melihat Banyu atau Lex yang pembawaann

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN