Bab 48

1614 Kata

Ares mengajak Katarina untuk makan siang di restoran yang tak begitu jauh dari kantor Ares. Sejak meninggalkan kantor hingga duduk di dalam restoran untuk menunggu pesanan mereka, Katarina sama sekali tidak mengatakan apa-apa. Di kepalanya kini sudah penuh tentang segala hal yang terjadi karena dirinya. Terutama semua hal yang berhubungan dengan Ares dan kekasihnya. Hubungan mereka berantakan karena Katarina. Andai Katarina tidak hamil, Ares tidak akan nekat menikahinya dan meninggalkan kekasihnya. Semuanya memang salah Katarina. “Kamu nggak mau pesan yang lain?” tanya Ares yang duduk berhadapan dengan Katarina. Katarina menggelengkan kepala. “Salad aja cukup,” jawabnya. “Yakin?” “Iya.” “Pizza di sini cukup enak, Katarina. Mungkin kamu bakal suka. Pastanya juga nggak kalah enak,” k

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN