Bab 51

1539 Kata

“Apa kamu pernah mencintaiku?” tanya Ines dengan tatapan terluka dan putus asa. Ares menganggukkan kepala. “Aku mencintaimu, Nes. Semua yang kita lalui bersama itu sungguhan.” “Apa kamu masih mencintaiku?” tanya Ines lagi masih dengan air mata yang menolak untuk berhenti berjatuhan. “Aku sudah punya istri, Nes,” jawab Ares lirih dengan perasaan terluka. Jawaban dari Ares itu membuat hati Ines semakin hancur. “Jadi, sekarang kamu mencintainya?” tanyanya dengan susah payah. Rasanya begitu pahit dan menyakitkan membayangkan orang yang dicintainya sepenuh hati berkhianat secara terang-terangan. Ares diam, sejujurnya ia tidak tahu jawaban atas pertanyaan Ines itu. Ares peduli kepada Katarina. Bahkan, kalau bisa dibilang ia kelewat peduli kepada istrinya itu. Namun, mengatakan bahwa dirin

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN