Bab 77

1190 Kata

Malam mulai turun perlahan, menyelimuti mansion dengan suasana hangat yang tenang. Lampu-lampu besar menyala, memantulkan cahaya lembut ke arah ruang tengah yang kini masih dipenuhi mawapar merah. Sarah duduk di sofa. Masih di dekat bunga-bunga itu. Sesekali ia mencium aromanya. Sesekali tersenyum sendiri. Jelas— ia masih sangat menikmati semuanya. Di sisi lain— Tiana duduk santai sambil memainkan ponselnya. Namun matanya sesekali melirik Sarah. “Sudah puas?” Sarah menoleh. “Iya…” Tiana mengangguk kecil. “Bagus.” Namun beberapa detik kemudian— Sarah tiba-tiba mengernyit. Tangannya berpindah ke perutnya. “Hm…” Tiana langsung menoleh. “Ada apa lagi?” Sarah menatap kosong ke depan. Seolah sedang memikirkan sesuatu yang sangat spesifik. Lalu— perlahan— matanya berbinar

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN