Bab 105

2711 Kata

Begitu pintu ruang rapat tertutup, suasana langsung berubah menjadi sesuatu yang menekan, berat, dan nyaris tidak bisa ditoleransi oleh siapa pun yang ada di dalamnya. Tidak ada satu pun yang berani duduk dengan santai, tidak ada yang berani mengangkat kepala terlalu tinggi, karena di ujung meja panjang itu berdiri Javier—diam, tapi kehadirannya saja sudah cukup membuat seluruh ruangan terasa seperti menyempit. Di luar sana, ia mungkin suami yang menuruti semua keinginan Sarah, pria yang rela terbang lintas dunia hanya demi satu kata “aku mau”, tapi di dalam ruangan ini, di dunia yang memang miliknya, ia adalah sesuatu yang gberbeda sama sekali—dingin, tajam, dan tidak memberi ruang untuk kesalahan sekecil apa pun. Tangannya bertumpu di atas meja, jari-jarinya mengetuk pelan, ritmenya ter

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN