TTW || Bab 18

1556 Kata

Dengan balutan dress tidur berwarna merah, Raquel senyum-senyum merapikan make up-nya di depan cermin. Kedua matanya tertuju pada buah dadanya yang penuh. “Ash, mas Caka suka yang penuh kayak gini Nin daripada yang kayak bola pingpong doang gak penuh tuh tangan.” membusungkan d**a lalu dipegangnya kemudian menggoyangkan bahu. Tak urung, dadanya pun itu bergoyang kesana kemari tak lupa bergaya seksi sambil monyongin bibir. “Uch, mas Caka bakal candu sama d**a gue yang penuh ini. See, Anindya lu nggak bakal bisa bertahan sampai rencana pernikahan kalian terjadi.” ucapnya bangga dengan apa yang telah ia lakukan saat ini. Tujuannya hampir tercapai sekarang yaitu mbembuang Anindya dari hidup Caka “Ah, mas Caka kok lama banget ya? Harusnya sudah datang. Kira-kira yang nelpon siapa ya, kok l

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN