Satu-satunya Jalan

1360 Kata

Abi membuka pintu kamar dan menyalakan lampu. Melihat tempat tidurnya masih rapi dan seluruh ruangan juga terasa hening, Abi lantas memasuki kamar dengan perlahan. “Fika?” Abi melihat jam dinding. Sudah hampir jam 10 malam, tetapi tidak ada tanda-tanda kehidupan di kamarnya. Pagi tadi …. Abi lantas memejam. Mengingat beberapa hal yang terjadi pagi ini. Ia menerima panggilan dari Vira, lalu menghubungi Bening, dan … Abi bergegas pergi ke rumah Aga. Namun, ada yang terlewat, yaitu … Fika. Abi mengumpat detik itu juga. Seharian ini, Abi terlalu sibuk dengan kasus yang ditanganinya, sehingga melupakan gadis itu. Sungguh, Abi kembali didera rasa bersalah, karena semua sikapnya sepanjang hari ini. Lantas, Abi segera keluar kamar untuk menemui Rasyid. Namun, Abi mengurungkan niatnya ketika s

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN