Erika 24

3116 Kata

Erika duduk diam di tepi ranjang apartemennya malam itu. Lampu kamar sengaja diredupkan, hanya menyisakan cahaya kuning lembut dari lampu tidur di sudut ruangan. Tangannya tanpa sadar mengusap perutnya yang masih rata—belum terlihat perubahan apa pun, namun ia tahu di sana… ada kehidupan kecil yang sedang tumbuh. Sebuah rahasia besar. Rahasia yang hanya diketahui dirinya dan Rosa. Tidak ada yang lain. Tidak Mama. Tidak Papa. Dan tentu saja… tidak Dewa. Ia menarik napas panjang. Keputusan untuk tidak memberi tahu siapa pun bukanlah keputusan mudah. Justru itu keputusan paling berat yang pernah ia ambil sepanjang hidupnya. Rahasia yang Dijaga Sendiri Sejak dokter memastikan kehamilan itu seminggu lalu, hidup Erika berubah total. Ia bangun lebih pagi karena mual. Ia lebih cepat le

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN