Olivia sudah terlihat rapi dengan dres birunya. Kali ini ia sudah membuat janji dengan kedua teman dekatnya untuk bertemu. Ya, tentu saja dia juga ingin melepas rindu dengan kedua sahabatnya itu. Lalu bagaimana dengan Ethan? Pagi hari seperti ini, sudah pasti pria itu sudah berada di kantor. “Sayang, ayo, jadi Papa antar apa nggak?” tanya Arya yang tiba-tiba saja sudah berada di belakang Olivia. Tentu saja hal itu membuat Olivia terlonjak kaget. Wanita itu lantas memanyunkan bibirnya ke depan sebagai pertanda rasa kesal karena sang ayah telah mengagetkannya. “Pa, bisa nggak sih jangan ngagetin kayak gitu?” ucap Oliv. Arya hanya terkekeh kecil mendengarnya. Ya, Arya memang sempat berkunjung pagi tadi saat Ethan sudah berangkat ke kantor. Kebetulan pada saat Arya menelepon, Oliv mengat

