“Maya!” geram Ethan. Ethan segera merogoh ponselnya dan mencari nama Maya di dalamnya. Ia mencoba untuk menghubungi nomor wanita yang diakuinya sebagai kekasih itu. Beberapa kali nada sambung terhubung tanpa terjawab, amarah pun semakin menguasai Ethan. Pada akhirnya, ia mengirimkan sebuah pesan yang langsung dikirimkan ke nomor Maya. [Siapkan diri, aku akan segera ke sana.] Tulis Ethan dalam pesan tersebut. Pesan notifikasi berbunyi, Maya yang pada saat itu tengah tidur langsung terbangun. Ia terjingkat dan tersenyum bahagia ketika Ethan mengatakan ingin datang ke tempatnya. Segera ia membereskan tempat tidur dan membersihkan diri untuk menyambut kedatangan laki-laki yang memang ia harapan kedatangannya itu. Sedangkan Ethan, ia segera beranjak dari duduknya dan langsung pergi menin

