25~Titip Istriku

1289 Kata

Suasana kamar masih gelap gulita ketika alarm dari jam biologis Suci membangunkannya. Matanya mengerjap pelan, lalu tertegun menatap gorden berwarna gelap yang terasa asing. Berbeda dengan kamar yang ditempatinya belakangan ini. Kemudian, tatapan Suci pun turun melihat benda di pelukan. Sebuah guling. Namun, Suci membeku saat kesadarannya pulih sepenuhnya. Ingatan kejadian sebelum ia tidur kembali berputar di kepala. Jika yang dipeluknya saat ini adalah guling, itu artinya tidak ada lagi “batas suci” antara dirinya dan Arif. Napas Suci tertahan. Matanya langsung terbuka lebar karena menyadari masalah ternyata belum selesai sampai di situ. Ia baru menyadari ada beban berat di pinggangnya, yakni tangan Arif. Pria itu tidak memeluknya, hanya tangannya yang terjatuh di atas tubuh Suci.

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN