Bab 36

1057 Kata

“Indy!” Suara cempreng itu terdengar bersamaan dengan suara gema ketukan sepatunya di lantai. “Kamu nggak papah?” lanjutnya dengan napas terengah. Matanya menelusuri tubuh kawannya dari ujung rambut hingga kaki. “Thanks God,” ucapnya lirih sembari menghela napas lega. “Kamu bener-bener masih hidup.” Indira menarik sudut bibirnya. “Kenapa? Kamu kesepian ya, nggak ada teman yang bisa kamu usilin?” “Ih! Kamu tuh, jahat banget. Kamu bahkan nggak kasih tau kalo kamu sehat, dan biarin aku nangis tiga hari tiga malam,” ketus Celia, lalu gadis manis berkacamata itu menadahkan tangannya ke depan Indira, “ganti rugi! Pokoknya kamu mesti ganti rugi. Air mataku tuh berharga banget, tau!” Celia langsung menurunkan tangannya saat menyadari kehadiran Lucas. “Lain kali … aku nggak bakal maafin

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN