Bab 48

1023 Kata

Lucas membuka mulutnya, tapi kalimat yang hendak dia susun buyar ketika suara langkah kaki terdengar mendekat dari arah lorong. Bukan satu orang, melainkan dua. Lucas menegakkan punggungnya. Regina masuk ke ruang makan dengan kepala tegak. Di sisinya, perempuan yang mengaku tunangan Lucas berjalan dengan tangan yang diletakkan di atas perutnya. Wajahnya terlihat polos dan rapuh. Oma Sarah berhenti mengunyah. Matanya berpindah dari Regina ke perempuan yang berjalan di sisinya. Satu kali sapuan pandangan mata yang pelan, dari ujung rambut hingga ujung sepatu. “Regina.” Suara Oma Sarah datar. “Mama.” Regina menarik kursi di sisi kiri meja dan duduk tanpa diminta, lalu menoleh ke belakang dan memberi isyarat halus pada perempuan di sisinya untuk ikut duduk. “Ini makan malam bersama pertama

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN