Kavaya masuk ke ruang kerja King dan membawa beberapa camilan serta kopi untuk King. "Masih banyak Bee?" King yang awalnya sibuk pun mendongak dan mengulurkan tangannya, meminta Kavaya mendekat ke sana. "Kurang sedikit lagi, kenapa? Apa kamu butuh sesuatu?" Kavaya menggeleng, dia melihat layar laptop King yang sedang mengerjakan laporan miliknya. "Kenapa kamu membiarkan Natalie ada disini? Lebih tepatnya ada di sekitar Leo?" "Hanya ingin membuat Natalie sadar jika hanya Leo yang baik untuknya. Natalie dan Leo sama sama anak panti asuhan. Kehidupan mereka hampir sama, jika Leo di didik seperti anak sendiri oleh Pedro, sedangkan Natalia di didik dengan cara yang kasar dan menjadikannya pembunuh berdarah dingin. Dan sayangnya Leo mencintainya sejak dulu." Kavaya mengangguk mengerti,

