"Aku setuju dengan penawaran itu." Sekali lagi Raihan mengulangi apa yang dia katakan. Sedangkan Kairo tersenyum tipis saat dia mendapatkan pancingan yang besar kali ini. Denzel juga tak menyangka jika Raihan lah yang akan menerima tawaran dari Kairo. "Kak, apa kakak serius?" tanya Denzel pelan. "Ya, karena biar bagaimanapun, tak ada dalam kamusku membiarkan orang orang yang sudah melukai keluargaku bisa hidup dengan tenang!" jawab Kairo setengah berbisik. Kairo berbalik melihat ke arah Raihan yang berdiri di depan dinding kaca itu dengan pandangan tak bisa di jelaskan. Tapi Kairo tahu, obsesinya Raihan untuk keluar dari sana begitu besar. Selain itu pandangan membunuh dari Raihan sangat kentara sekali. "Kamu yakin?" Raihan mengangguk yakin, sedangkan Ayumi badannya semakin berget

