Kavaya mulai membuka matanya dan dia merasakan mual dan pusing. Tapi dia tak kuat untuk bangun. Dilihatnya King tengah tertidur dengan memegangi tangannya. "King....." King yang samar samar mendengar suara Kavaya pun mulai bangun. King langsung membuka matanya saat dia melihat Kavaya sudah siuman. "Sweety....." King ingin mendekat ke arah Kavaya tapi Kavaya menahannya, sedangkan satu tangan yang lain menutup hidungnya. "King, menjauh, kamu bau!!!" usir Kavaya langsung. King mematung di tempatnya. Bau? Padahal King baru saja mandi dan berganti pakaian. "Ava, aku baru selesai mandi, mana mungkin aku bau." protes King. Kavaya mual dan melengos ke arah lain. King yang melihat itu mengusap wajahnya kasar. Dia hampir lupa jika Kavaya saat ini tengah mengandung. "Ok, aku jaga jarak. Ka

