Wajah ceria tuan muda Mo tiba-tiba merosot. Kini tidak ada ekspresi di wajahnya. Yang paling terlihat dari perubahan emosinya adalah ketika Mo Qing Shan tiba-tiba bangkit dari kursinya. Dia akhirnya pergi tanpa mengatakan sepatah kata pun. “Ge! Apakah kau tidak mau makan lagi?!” Mo Nian Zhen juga ikut berdiri dari kursinya, dia lalu berkata pada paman dan bibinya serta Mo Qi Yue, “Qing Shan gege mengatakan padaku bahwa dia memiliki banyak pekerjaan yang harus dia kerjakan di istana. Aku, aku juga begitu. Jadi kami akan pergi.” Nyonya Mo hanya bisa menghela napas, dia kemudian berkata pada pelayannya, “biarkan dia menunggu sebentar. Kami masih harus sarapan.” “Baik nyonya,” balas pelayan itu. Mo Qi Yue juga langsung terdiam. Dia tidak lagi tersenyum, kini ruang makan yang tadinya penuh

